Tuesday, November 14, 2017

Pemeran Utama Wanita Terbaik 2017

Putri Marino didapuk sebagai Pemeran Utama Wanita Terbaik pada Malam Penganugerahan Festival Film Indonesia (FFI) 2017 di Grand Kawanua International City, Hotel Novotel, Manado, Sulawesi Utara, Sabtu (11/11) malam. Pencapaian itu diraih Putri melalui aktingnya sebagai Lala dalam film 'Posesif'.

Putri mengalahkan sejumlah aktris lainnya yang juga dinominasikan sebagai Pemeran Utama Wanita Terbaik FFI 2017, yakni Adinia Wirasti, Dian Sastrowardoyo, Sheryl Sheinafia, dan Tatjana Saphira.
Ditemui usai acara berlangsung, Putri mengaku begitu senang lantaran dianugerahi Piala Citra sebagai Pemeran Utama Wanita Terbaik. Terlebih, 'Posesif' merupakan debutnya dalam dunia akting.
"Perasaannya senang banget. Awalnya enggak expect sebenarnya buat dapat Piala Citra ini. Tapi, puji Tuhan, akhirnya di film pertama aku bisa bawa pulang Piala Citra ini," ucap Putri dengan raut wajah semringah.
Tak lupa Putri menyampaikan ucapan terima kasih kepada sejumlah pihak. Ia juga berharap penghargaan yang ia dan para pemenang lain dapatkan mampu membuat mereka terus belajar dan berkarya lebih baik lagi.



"Terima kasih buat teman-teman semua yang udah dukung. Terus, terima kasih juga buat keluarga 'Posesif' yang memang dari awal udah dukung aku. Terima kasih banyak. Deg-degan, lho," tutur Putri diakhiri tawa.
"Terima kasih buat Festival Film Indonesia yang sudah mengapresiasi kami semua melalui acara ini. Semoga ke depannya, dengan kami memang, kami enggak stop sampai di sini. Jadi, dengan piala ini, kami terus maju, berkarya, belajar lebih baik lagi ke depannya. Terima kasih," pungkasnya.




Kepuasan Teuku Rifnu Wikana
Dari kategori Pemeran Utama Pria Terbaik, Teuku Rifnu Wikana berhasil keluar sebagai pemenang melalui aktingnya sebagai kernet bus dalam film 'Night Bus'. Di samping itu, Rifnu mengalahkan sejumlah aktris lainnya yang juga dinominasikan sebagai Pemeran Utama Pria Terbaik FFI 2017, yakni Adipati Dolken ('Posesif'), Deddy Sutomo ('Kartini'), dan Ernest Prakasa ('Cek Toko Sebelah').
Rifnu menganggap pencapaiannya ini luar biasa. Yang jelas, ia merasa teramat puas akan Piala Citra yang pertama kali didapatnya itu.
"Ini luar biasa. Apa yang sudah dijalani dari kecil, dari kelas empat SD, berteater, sudah beberapa kali (masuk) nominasi, dan hari ini saya bisa mengambil ini. Saya berterima kasih kepada semuanyalah. Saya bingung. Pokoknya saya puas banget," ucap Rifnu ketika ditemui usai Malam Penganugerahan FFI 2017 rampung digelar.



Meski merasa puas, Rifnu berharap dirinya juga semakin terdorong untuk selalu menjalani proses demi menjadi aktor yang lebih baik lagi.
"Mudah-mudahan, ini enggak berhenti karena dari sini saya semakin dicambuk. Ini mengingatkan agar saya enggak boleh lalai dalam menjalani proses seni peran karena saya enggak akan bisa mencapai apa yang saya dapatkan kalau saya enggak berproses," ujar Rifnu.
"Bahwa saya sendiri juga masih terus belajar dan selalu merasa gagal di setiap karya yang saya mainkan, selalu merasa kurang, tapi saya akan terus mencari. Jadi, itu hakikatnya bekerja menjadi seorang aktor karena kita harus tetap mempelajari apa yang ada di sekeliling kita," tambahnya.
Disqus Comments