
Pusat Air Tanah dan Geologi Tanah Lingkungan (PATGTL) Badan Geologi memastikan lubang misterius di Sukabumi disebabkan adanya terowongan air di bawah tanah. Terowongan tersebut memiliki panjang sekitar 50 meter, dengan ukuran tinggi 3,2 meter dan lebar 2,5 meter.
Terowongan di Kampung Legoknyenang, Desa Sukamaju, Kecamatan Kadudampit, Sukabumi, Jawa Barat, Lokasinya berada di bawah gang perkampungan.
Terowongan memiliki pintu masuk berdiameter sekitar 3 meter, cukup leluasa untuk masuk 2 hingga 3 orang secara bersamaan. Menurut warga setempat, gua itu dikenal dengan gua coblong atau terowongan aliran air.

Banyaknya coblong air ditempat gua ini sehingga menjadi penyebab rusaknya area persawahan tepatnya di bawah tanah area tersebut dengan bentuk melintang dll.
Tempat ini menjadi legenda warga sukabumi yang dikatakan bahwa gua ini ada harta karun yang tertinggal di dalam terowong gua tersebut bahkan pernah dimasuki oleh warga setempat.

Gua ini memiliki panjang sekitar 50 meter dengan tanah yang sangat licin dipenuhi oleh bebatuan dan dinding tembok bercampuran tanah dan batu
Warga mengaku harus membungkuk dan berdiri tegak saat menyusuri gua entah karena sempit atau luas.
Isu soal harta karun tidak terbukti, pria yang akrab disapa Akrom itu hanya menemukan lalay (kelelawar) di dalam gua. Pintu keluar berada di seberang sawah, hanya sekitar 7 meter dari lokasi ambles atau lubang di tengah sawah.
Posisinya jauh lebih kecil, pintu masuk hanya selebar 1,5 meter dengan lebar sekitar 1 meter. Terlihat longsoran tanah dan ilalang di sekitar terowongan keluar tersebut.